<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Katuranggan : Women &amp; Java Culture</title>
	<atom:link href="http://vavai.net/2007/11/27/katuranggan-women-java-culture/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vavai.net/2007/11/27/katuranggan-women-java-culture/</link>
	<description>Masim "Vavai" Sugianto Personal Blog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 22:37:22 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Easy Going Lifestyle</title>
		<link>http://vavai.net/2007/11/27/katuranggan-women-java-culture/comment-page-1/#comment-77</link>
		<dc:creator>Easy Going Lifestyle</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 16:00:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://backup.vavai.net/?p=28#comment-77</guid>
		<description>eWeek.com has published an article with the provocative title :-)  &quot;And the Best Community Linux Is…&quot;. For you who want to see which one the better Linux distro, maybe this is the simple summary from the article :Fedora is the bleeding edge te</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eWeek.com has published an article with the provocative title <img src='http://vavai.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />   &quot;And the Best Community Linux Is…&quot;. For you who want to see which one the better Linux distro, maybe this is the simple summary from the article :Fedora is the bleeding edge te</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Easy Going Lifestyle</title>
		<link>http://vavai.net/2007/11/27/katuranggan-women-java-culture/comment-page-1/#comment-76</link>
		<dc:creator>Easy Going Lifestyle</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Nov 2007 15:58:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://backup.vavai.net/?p=28#comment-76</guid>
		<description>eWeek.com has published an article with the provocative title :-)&#160; &quot;And the Best Community Linux Is…&quot;. For you who want to see which one the better Linux distro, maybe this is the simple summary from the article :Fedora is the bleeding edge techie di</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>eWeek.com has published an article with the provocative title <img src='http://vavai.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> &nbsp; &#8220;And the Best Community Linux Is…&#8221;. For you who want to see which one the better Linux distro, maybe this is the simple summary from the article :Fedora is the bleeding edge techie di</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Vavai</title>
		<link>http://vavai.net/2007/11/27/katuranggan-women-java-culture/comment-page-1/#comment-75</link>
		<dc:creator>Vavai</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 12:56:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://backup.vavai.net/?p=28#comment-75</guid>
		<description>Soal ngerayu sih penting dilakukan jikalau ada yang ingin diminta, hihihi...

Mengapa lebih banyak buku yang mengupas soal &quot;menjadi isteri yang sholehah, menantu yang bijak dll&quot; mungkin karena penulisnya lebih banyak laki-laki. Coba kalau penulis perempuan berimbang, mungkin khazanah bacaan kita jauh lebih beragam.

BTW, Saya juga sering kesrimpet kalau nulis bahasa Inggris. Ini sengaja saya tulis meski mungkin banyak typo atau salah spelling atau salah grammar, hitung-2 saya belajar.

Soal lak-laki yang datang ke tukang obat yang terkait dengan &quot;keperkasaan&quot;, 2 pendapat tersebut ada benarnya. Dalam pandangan saya, mereka memang tidak mau ego jatuh karena lemah dalam hal keperkasaan :-P tapi mereka juga melakukannya untuk bisa menyenangkan pasangan, mudah-mudahan.

Jika ditanya mana yang lebih besar persentasenya, saya kira lebih condong soal pemuasan ego ;-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Soal ngerayu sih penting dilakukan jikalau ada yang ingin diminta, hihihi&#8230;</p>
<p>Mengapa lebih banyak buku yang mengupas soal &#8220;menjadi isteri yang sholehah, menantu yang bijak dll&#8221; mungkin karena penulisnya lebih banyak laki-laki. Coba kalau penulis perempuan berimbang, mungkin khazanah bacaan kita jauh lebih beragam.</p>
<p>BTW, Saya juga sering kesrimpet kalau nulis bahasa Inggris. Ini sengaja saya tulis meski mungkin banyak typo atau salah spelling atau salah grammar, hitung-2 saya belajar.</p>
<p>Soal lak-laki yang datang ke tukang obat yang terkait dengan &#8220;keperkasaan&#8221;, 2 pendapat tersebut ada benarnya. Dalam pandangan saya, mereka memang tidak mau ego jatuh karena lemah dalam hal keperkasaan <img src='http://vavai.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' />  tapi mereka juga melakukannya untuk bisa menyenangkan pasangan, mudah-mudahan.</p>
<p>Jika ditanya mana yang lebih besar persentasenya, saya kira lebih condong soal pemuasan ego <img src='http://vavai.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: resti</title>
		<link>http://vavai.net/2007/11/27/katuranggan-women-java-culture/comment-page-1/#comment-74</link>
		<dc:creator>resti</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2007 12:02:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://backup.vavai.net/?p=28#comment-74</guid>
		<description>*My wife read this post and asked me, &quot;Do you think I&#039;m a good wife from Katuranggan perspective ?&quot;. I said, &quot;With or without Katuranggan, you&#039;re my dearest wife&quot; *

duh....ngrayu ngrayu mulu....

Tiap budaya, pasti punya sih, sastra2 yg mengupas urusan

seputar laki2 perempuan. cuma sayangnya sering dilihat dari sudut pandang laki2.

Beberapa buku agama Islam pun seperti itu, banyak buku tentang bagaimana  menjadi Istri yang baik,menjadi Istri solehah, menjadi menantu perempuan yang baik. namun, sedikit buku (walau ada), yg mengupas sebaliknya.

Buku2 yang lumayan berimbang (dari sudut pandang istri dan suami), baru terbit bbrp tahun belakangan.

Sorry vai, saya ga nulis pake bhs inggris...kesrimpet mulu.
:P

Sedikit menyimpang vai, ada pertanyaan yang agak2 menganggu di pikiran saya. Banyak sekali disekitar kita para penjual obat yang konon katanya bisa membantu atau menambah keperkasaan seorang laki2, dari mulai tongkat ali sampai yg modern kayak Viagra, dan layanan tanpa obat dengan pijat dan urut.

Naah..Jika seorang lelaki datang ke tempat ini dan memakai jasa/produk mereka, apakah mereka melakukannya untuk pasangannya atau hanya untuk memuaskan ego sendiri sebagai laki2?

Pertanyaan itu, tidak untuk orang2 yang memang bermasalah dan butuh pengobatan lo yaa....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*My wife read this post and asked me, &#8220;Do you think I&#8217;m a good wife from Katuranggan perspective ?&#8221;. I said, &#8220;With or without Katuranggan, you&#8217;re my dearest wife&#8221; *</p>
<p>duh&#8230;.ngrayu ngrayu mulu&#8230;.</p>
<p>Tiap budaya, pasti punya sih, sastra2 yg mengupas urusan</p>
<p>seputar laki2 perempuan. cuma sayangnya sering dilihat dari sudut pandang laki2.</p>
<p>Beberapa buku agama Islam pun seperti itu, banyak buku tentang bagaimana  menjadi Istri yang baik,menjadi Istri solehah, menjadi menantu perempuan yang baik. namun, sedikit buku (walau ada), yg mengupas sebaliknya.</p>
<p>Buku2 yang lumayan berimbang (dari sudut pandang istri dan suami), baru terbit bbrp tahun belakangan.</p>
<p>Sorry vai, saya ga nulis pake bhs inggris&#8230;kesrimpet mulu. <img src='http://vavai.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Sedikit menyimpang vai, ada pertanyaan yang agak2 menganggu di pikiran saya. Banyak sekali disekitar kita para penjual obat yang konon katanya bisa membantu atau menambah keperkasaan seorang laki2, dari mulai tongkat ali sampai yg modern kayak Viagra, dan layanan tanpa obat dengan pijat dan urut.</p>
<p>Naah..Jika seorang lelaki datang ke tempat ini dan memakai jasa/produk mereka, apakah mereka melakukannya untuk pasangannya atau hanya untuk memuaskan ego sendiri sebagai laki2?</p>
<p>Pertanyaan itu, tidak untuk orang2 yang memang bermasalah dan butuh pengobatan lo yaa&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->